[Puisi] KATA LIDAH

Tajam menoreh
Perih terasa
Pilu dan pedih
Siapa tak pernah merasa?

Manusia memang hebat
Uraian kata yang pernah terucap
Membuat hati jadi tersayat
Padahal itu hanya indra pengecap

Lidah memang bagai pedang bermata dua
Menusuk hati
Merajam jiwa
Menodai tiap insani

Adakah kini indra itu masih menjadi amunisi perang?
Ataukah sudah sirna menjadi pelipur lara?

Oleh : Bonifasia Septiana Pramitasari

Comments

Popular posts from this blog

[Puisi] Penari

KEGIATAN PERJUSA PRAMUKA PL BERNARDUS